Prof. Dr. Ahmadi Hasan, MH dilantik sebagai Direktur Program Pascasarjana periode 2009-2013 menggantikan Pgs. Prof. Dr. H. Kamrani Buseri, MA yang juga menjabat Rektor IAIN Antasari Rabu (4/2) di Aula Rektorat.
Sebelumnya Rektor memimpin rapat senat dalam rangka pemilihan Direktur Pascasarjana yang menyandingkan dua orang kandidat yaitu Prof. Dr. Ahmadi Hasan, MH dan Prof. Dr. H. Mahyuddin Barni, M.Ag dengan perolehan suara 15:5 dan 1 abstain dari 21 orang anggota senat yang hadir.
Pada pelantikan Direktur PPS yang dihadiri seluruh pejabat IAIN Antasari, Rektor Prof.Dr.H. Kamrani Buseri, MA dalam kata sambutannya secara pribadi dan atas nama pimpinan mengucapkan selamat atas dilantiknya Direktur PPS yang baru. Pelantikan Direktur PPS ini sekaligus mengisi kekosongan direktur yang selama 2 bulan diambil alih rektor, karena pejabat sebelumnya Prof.Dr.H. Asmaran, AS, MA menjadi dekan fakultas Ushuluddin.
"Jadi selama 2 bulan saya juga tercatat sebagai Direktur Pascasarjana", kelakar Kamrani.
Setelah adanya direktur PPS yang definitif diharapkan berbagai langkah untuk lebih memajukan PPS akan dengan mudah dilaksanakan.
Ke depan lanjut Kamrani, memang banyak yang harus diselesaikan oleh direktur baru dalam rangka pemantapan eksistensi PPS, menyangkut akreditasi prodi, juga keinginan untuk membuka program studi S3 Pendidikan Islam.
"Sebenarnya berbagai langkah semenjak kepemimpinan Prof.Dr.H. Asmaran,AS, MA persiapan akreditasi dan pembukaan S3 ini sudah dilaksanakan dan hingga saat ini tinggal sedikit penyempurnaan saja. Selanjutnya sudah bisa dinegosiasikan kepada pihak-pihak yang berkompeten. Begitu pula dalam konteks peningkatan kualitas, baik proses maupun isi dari PPS tentu banyak persoalan yang dihadapi dan ini menghendaki adanya pemikiran dan kerja keras pimpinan PPS dan segenap jajarannya," imbuhnya.
Persoalan klasik yang sering mengemuka adalah masih kurangnya dana sehingga berbagai keinginan dan harapan seringkali terpaksa ditunda karena prioritasnya belum pas. Oleh sebab itu maka upaya penggalian dana mungkin perlu mendapatkan perhatian kita semua", ujar rektor.
PPS yang selama ini telah menelurkan alumni 200a-an orang, merupakan aset yang perlu diperhatikan dan diberi dukungan secara lebih komprehensip, menyangkut sosialisasi dan pencitraan PPS itu sendiri.










