Sukeskan Raker dan Sosialisasi Anggaran IAIN Antasari Tahun 2014
Mencari Putusan Pengadilan Dilombakan

Sejumlah Fakultas Syariah dan Hukum di Indonesia, termasuk di antaranya Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Antasari menyelenggarakan lomba men...

Kunjungan DPRD Tabalong

IAIN Antasari mendapat kunjungan resmi dari unsur DPRD Tk I, Bappeda, DikBud & Kemenag Kabupaten Tabalong, Senin, 20 Januari 2014. Kunjungan dalam ...

IAIN Antasari Beri Bantuan Hukum

Senin, (6/1/2014) secara simbolis untuk yang ketiga kalinya Pengadilan Agama Kelas 1A Banjarmasin melakukan penandatangan perjanjian kerjasama / Mo...

Bank Syariah Antasari, Laboratorium Perbankan Syariah Pertama di Kalsel

Sumber Subbag Publikasi, Dokumentasi dan Kehumasan menyebut bahwa laboratorium perbankan syariah di IAIN Antasari menjadi laboratorium perbankan sy...

Pengumuman

Pendaftaran Ulang Semester Genap TA 2013…

03-01-2014

Kepada seluruh Mahasiswa IAIN Antasari Banjarmasin baik Mahasiswa Program Sarjana Strata Satu (S1) maupun Program...

Read more
Tuesday, 17 July 2012 09:16

Mapala Meratus

Written by 
Rate this item
(1 Vote)

Mengusung tema 'Konsep Islam dalam Mengatasi Permasalahan Hidup', Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Meratus IAIN Antasari Banjarmasin mengadakan Muktamar dan Kenal Medan (MKM) Nasional ke-VII. Meski agak molor dari runtime, Pembukaan MKM dimulai sekitar jam 9.30 pagi bertempat di Auditorium IAIN Antasari Banjarmasin (20/6). Acara dihadiri oleh perwakilan pemprov Kalsel, Kementerian Agama, Dinas Kehutanan, Komandan Lanal Banjarmasin, Walhi Kalsel, dan perwakilan Mapala PTAIN se-Indonesia.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Purek III, Prof. Dr. H. Mahyuddin Barnie, MA, rektor menyampaikan bahwa setidaknya terdapat tiga wordview terkait dengan hubungan pengetahuan-manusia dan lingkungan.

Yang pertama adalah planetary management worldview yang menegaskan bahwa manusia terpisah dari dan terhadap lingkungan. Dalam pandangan ini, pada prinsipnya, lingkungan ada untuk bertemu dengan kebutuhan dan keinginan manusia yang tidak terbatas.

Yang kedua adalah pandangan yang mengafirmasi peran dan kepentingan manusia terhadap alam namun dengan tetap memiliki tanggungjawab etis sebagai manejer yang bertanggungjawab dan dapat menjaga kelestarian alam. Pandangan kedua ini dapat disebut sebagai stewardship worldview.

Pandangan yang ketiga adalah the environmental wisdom worldview. Pandangan ini menekankan bahwa manusia adalah bagian tidak terpisah dari alam. Kesuksesan manusia amat ditentukan oleh dua hal yaitu pembelajaran terkait lingkungan yang berkelanjutan dan integrasi kearifan lingkungan dalam cara berpikir dan bertindak.

Rektor berharap bahwa Mapala di PTAIN dapat memiliki worldview berbeda dan khas melalui nilai-nilai keislaman yang mereka peroleh di kehidupan dan bangku kuliah.

Sembari mengutip ayat alQuran dan tulisan penggagas gerakan mahasiswa pencinta alam di kampus Soe Hok Gie, rektor berharap agar gerakan Mapala dapat meningkatkan akuntabilitas organisasinya.

"Dalam menghadapi tantangan kini dan masa yang akan datang, Mapala di Perguruan Tinggi Islam Negeri sedianya telah memiliki worldview islami yang holistik serta dapat membangun akuntabilitas organisasinya secara lebih baik," ujar rektor menegaskan.

MKM adalah kongres tertinggi Mapala PTAIN se-Indonesia. Dengan berbagai keterbatasan di antaranya pendanaan, Mapala Meratus bertekad mensukseskan even bertaraf nasional ini. Rencananya, MKM akan diisi oleh dua kegiatan inti berupa muktamar dan kenal medan. Kegiatan muktamar akan diadakan di Kabupaten Tanah Laut. Sementara Kenal Medan diisi beberapa kegiatan alam yaitu bamboo rafting yang berlokasi di Loksado,susur goa berlokasi di Asam-asam, panjat Tebing di Batu Laki Kabupaten HSS, dan jelajah hutan-gunung berlokasi di Puncak Halo. (mhm).    

Read 747 times Last modified on Tuesday, 17 July 2012 10:06

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.


Anti-spam: complete the task
You are here: Home Mapala Meratus