Sukeskan Raker dan Sosialisasi Anggaran IAIN Antasari Tahun 2014
Mencari Putusan Pengadilan Dilombakan

Sejumlah Fakultas Syariah dan Hukum di Indonesia, termasuk di antaranya Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Antasari menyelenggarakan lomba men...

Kunjungan DPRD Tabalong

IAIN Antasari mendapat kunjungan resmi dari unsur DPRD Tk I, Bappeda, DikBud & Kemenag Kabupaten Tabalong, Senin, 20 Januari 2014. Kunjungan dalam ...

IAIN Antasari Beri Bantuan Hukum

Senin, (6/1/2014) secara simbolis untuk yang ketiga kalinya Pengadilan Agama Kelas 1A Banjarmasin melakukan penandatangan perjanjian kerjasama / Mo...

Bank Syariah Antasari, Laboratorium Perbankan Syariah Pertama di Kalsel

Sumber Subbag Publikasi, Dokumentasi dan Kehumasan menyebut bahwa laboratorium perbankan syariah di IAIN Antasari menjadi laboratorium perbankan sy...

Pengumuman

Pendaftaran Ulang Semester Genap TA 2013…

03-01-2014

Kepada seluruh Mahasiswa IAIN Antasari Banjarmasin baik Mahasiswa Program Sarjana Strata Satu (S1) maupun Program...

Read more
Monday, 16 July 2012 08:44

Pertahankan WTP, IAIN Antasari Ambil Sumpah

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Dalam rangka menegakkan aturan (law enforcement), IAIN Antasari menyelenggarakan sumpah jabatan sekaligus pengukuhan PNS di lingkungannya. Acara yang dilaksanakan pada Kamis pagi (14/6) sedianya dihadiri oleh 46 peserta sumpah, hanya dihadiri oleh sekitar 28 orang saja. Pasalnya, seperti disampaikan oleh sumber Humas, paling tidak terdapat 18 orang peserta sumpah yang tidak hadir.

Menyadari hal itu, Rektor IAIN Antasari, Prof. Dr. H. Akh. Fauzi Aseri, MA menekankan agar bagian kepegawaian IAIN Antasari dapat menyurati peserta yang tidak hadir serta mengklarifikasi alasan ketidakhadirannya.

Menyampaikan sambutan di podium Aula Rektorat IAIN Antasari, Rektor menyampaikan bahwa meskipun tanpa disumpah, PNS itu sebenarnya dikontrak. Betapa tidak, dengan bekerja, PNS dikompensasi gaji, tunjangan, gaji ke-13, dan hak lainnya. Namun karena pada dasarnya penegakan peraturan merupakan salah satu elemen yang menunjukkan integritas pegawai negeri sipil, acara sumpah jabatan sekaligus pengukuhan, mutlak harus diikuti.    

Rektor berharap agar IAIN Antasari dapat ikut mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh Kementerian Agama. Hal ini dapat dilakukan melalui penegakan aturan dan kebijakan, menghindari sikap indisipliner, dan menjauhi sikap yang merusak integritas.

Terkait dengan adanya kecemburuan antara pegawai administratif dan fungsional, Rektor menegaskan pentingnya manajemen hati. Sebagai perguruan tinggi agama, pegawai negeri IAIN sejatinya dapat menjadi contoh dalam manajemen hati ini.

Selain itu, Rektor juga menyinggung tentang stigma negatif PNS dewasa ini. Bagi sebagian masyarakat, terutama entrepreneur, PNS memiliki mental 'ekonomi rendah' berupa target penghasilan yang fixed dan mental birokrasi yang cenderung korup. Rektor berharap agar stigma ini dapat dibantah oleh pegawai negeri melalui produktifitas, kreatifitas, integritas, dan inovasi kerja.

   "Semoga dengan pengambilan sumpah ini, citra perguruan tinggi Agama Islam yang kita cintai semakin lebih baik," pesan rektor sekaligus mengakhiri sambutan.

Menurut daftar resmi Biro AUAK, Sumpah Pegawai Negeri ke-3 di lingkungan IAIN Antasari kali ini sejatinya diikuti oleh 13 orang dari Fakultas Syariah, 15 orang dari Tarbiyah, 4 orang dari Fakultas Dakwah, 4 orang dari Fakultas Ushuluddin, 2 orang dari Puskom, 1 orang Adm. Bina PTAIS, 1 orang dari PSI, 2 orang dari Perpustakaan, 2 orang dari PRT, 1 orang dari Mikwa, dan 1 orang dari Bag. Keuangan. (mhm).

Read 612 times Last modified on Monday, 16 July 2012 10:21

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.


Anti-spam: complete the task
You are here: Home Pertahankan WTP, IAIN Antasari Ambil Sumpah