Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2016
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Tiga Pembelajaran KKN
Filed Under: Rilis Berita Selasa, 25 Februari 2014 pukul 02:47 WITA — Dilihat 655 kali
Bagikan Tulisan Ini
community-service

Rektor Prof Dr H Akh Fauzi Aseri MA dalam sambutannya pada Pembukaan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata, Senin pagi (24/2), di Auditorium IAIN Antasari Banjarmasin menyampaikan bahwa paling tidak ada tiga pembelajaran yang dapat diambil dari KKN.

Yang pertama, pengembangan pribadi (personal development). Menurut Rektor, dengan terjun dan tuntutan berkontribusi di masyarakat, kita sebagai insan akademik dan makhluk sosial, akan merasakan bahwa kepribadian kita perlu diubah agar menjadi lebih baik. Kita ingin lebih rajin, lebih ramah, lebih ingin membantu, lebih kreatif, dan seterusnya. “Alangkah baiknya, kalau keinginan untuk mengubah diri ini sudah disiapkan sejak sekarang. Jangan sampai, ketika KKN selesai, baru kita mau untuk mengubah kepribadian dan mengembangkannya lebih baik lagi,” kata Rektor.

Yang kedua, ujar Rektor, pengembangan profesi (professional development). “Saya ingin memberikan ilustrasi. Bila dulu, misalnya, mahasiswa ketika ingin tidur hanya memikirkan kuliah besok hari, maka KKN mengajarkan agar kita dapat memikirkan dan menyusun apa dan bagaimana cara menyukseskan kegiatan yang akan dilaksanakan besok dan pada hari-hari berikutnya. Ini salah satu pengembangan profesi yang ada pada KKN, yaitu membiasakan melakukan planning,” ucap Rektor.

Yang ketiga, pengembangan kewarganegaraan (civic development). Menurut Rektor, salah satu unsur dalam pengembangan kewarganegaraan adalah menyadari diri adalah bagian tidak terpisahkan dari bangsa ini. “Dengan kesadaran ini, sikap dan tindakan kita akan selalu menguatkan dan mempersatukan bangsa ini. Ini hal yang ketiga yang akan terbangun dari KKN,” tukas Rektor.

Oleh karena itu, imbuh Rektor, agar tiga hal di atas dapat dicapai dengan maksimal, maka ada lima esensial yang perlu diperhatikan dan dijadikan bekal oleh mahasiswa dalam melaksanakan kuliah kerja nyata. Lima hal itu adalah sumber daya pribadi, sikap, skill, pengetahuan, dan kemampuan untuk memberdayakan masyarakat. (Hikam).

 

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
Mengukur Setahun Kinerja DEMA "Ihsan-Alif : 48% Kurang Puas
Diposting pada lembaga pers tanggal 17 Januari 2017 pukul 4:37 pm

B-Sukma- Tak tanggung-tangung, DEMA IAIN Antasari di bawah Komando Ihsan-Alif merencanakan ada 38 program kerja sejak awal terbentuknya, dan akan dilaksanakan selama masa jabatan periode 2016-2017. …

Kegiatan Kreatif MAPALA Meratus Melalui Hidroponik
Diposting pada lembaga pers tanggal 10 Januari 2017 pukul 11:02 am

B-Sukma, Selasa (10/01) Bagi sebaian Mahasiswa IAIN Antasari yang melintas di sekitar gedung Student Center tentu tak asing lagi melihat beberapa tanaman seperi Sawi, Kangkung, Tomat, Lombok, Terong …

Perubahan Layanan Perpustakaan IAIN Antasari
Diposting pada lembaga pers tanggal 10 Januari 2017 pukul 10:53 am

B-Sukma Selasa  (10/01/2017) Perpustakan merupakan jembatan menuju penguasaan ilmu pengetahuan dan akses informasi lainya. Sebagai mahasiswa tentu perpustakaa merupakan tempat sering dikunjungi. …

To Top