Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2016
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Prof Fauzi Aseri: Sarjana Muslim itu Mencerahkan
Filed Under: Rilis Berita Selasa, 14 Oktober 2014 pukul 19:51 WITA — Dilihat 825 kali
Bagikan Tulisan Ini
Fauzi

Ketua Kopertais XI Wilayah Kalimantan Prof Dr H Akhmad Fauzi Aseri MA menyatakan bahwa sarjana muslim itu harus mencerahkan dan menjadi solusi bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkan Profesor Fauzi saat berkunjung ke kampus Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan sekaligus sebagai salah satu penguji skripsi bagi mahasiswa semester VIII Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah Balikpapan beberapa waktu yang lalu.

Profesor Fauzi menilai ada cara pandang yang salah tentang gelar sarjana saat ini. Menurutnya, sarjana adalah orang-orang yang sebenarnya telah tercerahkan dengan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

“Sarjana Muslim itu mencerahkan. Kehadirannya memberi solusi di tengah masyarakat. Bukan justru menjadi pengangguran yang jadi beban masyarakat,” pungkas pakar pendidikan Islam dan Guru Besar Ilmu Tafsir yang juga menjabat sebagai Rektor Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari, Banjarmasin ini.

Dalam sambutannya, Prof Fauzi, demikian sapaan karibnya, memuji mujahadah dan kesiapan para mahasiswa STIS dalam menghadapi ujian skripsi. Ia juga mengingatkan hakikat ilmu yang sebenarnya, yaitu ilmu yang mendekatkan diri kepada Allah.

“Jangan pernah ada di antara mahasiswa yang hanya bangga dengan gelarnya saja. Sebab ilmu itu berguna jika diamalkan di masyarakat,” tegas beliau di hadapan puluhan mahasiswa semester VIII STIS.

Dalam kesempatan itu Prof Fauzi yang juga Rektor IAIN Antasari menyampaikan apresiasinya terhadap peran mahasiswa STIS Hidayatullah dalam pengabdian masyarakat. Menurut dia, kebijakan STIS Hidayatullah yang menugaskan seluruh alumninya ke berbagai daerah untuk berdakwah adalah langkah yang sangat positif.

Bahkan jauh sebelum lulus pun, mahasiswa STIS Hidayatullah telah dikaryabaktikan secara mandiri ke berbagai lapangan soft skill yang terintegrasi dengan lingkungan kampus seperti pertanian atau perkebunan, guru, pengasuh, dan dikirim menjadi dai ke wilayah-wilayah pelosok.

Bagi seorang mahasiswa, tugas akhir atau penulisan skripsi biasanya selalu mendapat tempat di hati. Terlebih jika berhasil melewati ujiannya yang popular dengan sebutan ujian munaqasyah. Selalu ada sensasi dan perasaan yang berbeda. Ada rasa bangga sekaligus syukur bisa menyelesaikan tahapan terakhir dari bertahun-tahun masa kuliah. Biasanya fenomena itu berlaku umum bagi jamak mahasiswa yang duduk di semester akhir perkuliahan.

Tak terkecuali bagi mahasiswa semester VIII Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Hidayatullah Balikpapan. Sebanyak 52 orang kader Hidayatullah berhasil menuntaskan hari-hari berat mereka pasca ujian skripsi, beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, akhirnya kami bisa melewatinya juga. Syukran atas dukungan semuanya,” ucap Syarifuddin, seorang mahasiswa STIS mewakili rasa syukur teman-temannya.

Terkait pelaksanaan ujian skripsi, STIS Hidayatullah bekerja sama dengan Koordinasi Perguruan Tinggi Agama Islam (Kopertais) XI Wilayah Kalimantan. Untuk tahun ini, STIS menghadirkan enam orang penguji sekaligus. Empat orang di antaranya ditunjuk langsung oleh Kopertais XI.

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
ANGGARAN KAMPUS AMBLAS!
Diposting pada lembaga pers tanggal 10 Desember 2016 pukul 4:26 am

:Mahasiswa dituntut kreatif dalam penganggaran kegiatanBSukma - Pemotongan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang digaungkan oleh pemerintahan Jokowi-Jk, lewat Menteri Keuangan Sri Mulyani …

BPI: Menyambung Pikiran, Menjawab Persoalan
Diposting pada lembaga pers tanggal 10 Desember 2016 pukul 3:31 am

Wartawan: Moh Mahfud (LPM Sukma UIN Antasari Banjarmasin)Pembukaan Sekolah Politik di Pendopo Desmond J. MahesaDitengah sentimen politik tanah air yang terus dikait-kaitkan dengan berbagai aspek, …

POLIKLINIK VAKUM, MAHASISWA IAIN HARUS SEHAT
Diposting pada lembaga pers tanggal 9 Desember 2016 pukul 10:06 am

Ilustration PictureBSukma- Poliklinik adalah badan atau balai pengobatan umum (tidak untuk merawat atau pasien menginap). Poliklinik yang ada di IAIN Antasari merupakan fasilitas yang disediakan oleh …

To Top