Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2017
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
PP Darul Ilmi dan IAIN Gelar Pelatihan Ilmu Falak
Filed Under: Rabu, 24 Juni 2015 pukul 01:58 WITA — Dilihat 1,400 kali
Bagikan Tulisan Ini
DSC_0205

Pernyataan sebagian kalangan yang menganggap arah kiblat umat Islam di Indonesia cukup menghadap ke barat saja mendapat tanggapan dari Akhmad Syaikhu, pengajar ilmu falak di IAIN Antasari.

“Berusaha mengarahkan kiblat ke arah sebenarnya itu hukumnya wajib karena terkait keabsahan ibadah salat,” kata Akhmad Syaikhu.

Akhmad Syaikhu menyampaikan hal itu di sela-sela Pelatihan Hisab Rukyat menentukan arah kiblat  di pondok pesantren Darul Ilmi Lianganggang Banjarbaru. Pelatihan tersebut merupakan kerjasama Pondok Pesantren Darul Ilmi dengan IAIN Antasari Banjarmasin.

Suasana pelatihan Falak yang disambut antusias para santri.

Suasana pelatihan Falak yang disambut antusias para santri.

“Sebagian orang masih kita dengar mengatakan bahwa arah kiblat umat Islam di Indonesia cukup ke arah barat. Pandangan ini harus diluruskan sebab arah barat  itu bukanlah kiblat. Jika anda memperhatian peta dunia barat Indonesia itu adalah Afrika, bukan kiblat yang dimaksudkan dalam penjelasan Alquran, sunnah dan fiqih. Jangan sampai pandangan di atas melegitimasi orang untuk tidak mau membetulkan arah kiblat yang  keliru,” jelas Akhmad Syaikhu.

Pimpinan Pondok Drs. K. H. Himron Mahmud menyatakan keinginannya untuk memasukkan mata pelajaran Ilmu Falak sebagai kurikulum pondok. “Sepengetahuan saya, pelajaran falak ini tidak diberikan lagi di pondok-pondok pesantren khususnya di Kalimantan Selatan. Sangat sedikit orang yang mendalami ilmu ini sehingga ahli falak tergolong langka. Ilmu ini falak yang mengandung unsur matemetika, fisika dan geografi ini tidak banyak peminatnya. Dengan pelatihan yang mendatangkan ahlinya ini saya berharap ada tindak lanjut, karena ke depan saya menginginkan Falak menjadi salah satu mata pelajaran pondok pesantern Darul Ilmi,” ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan empat hari pada Sabtu-Selasa (20-23/06/2015) dibagi dalam dua kelompok putra dan putri diikuti total sekitar 150-an santri. Peserta menerima materi berupa teori dan berbagai teknik pengukuran arah kiblat dari metode yang sederhana hingga teknik mutakhir.  Beberapa yang diberikan adalah teknik mengukur azimuth kiblat dengan kompas magnetik, menggunakan bayangan matahari harian, bayangan rushdul kiblat global ketika matahari berada di atas kota Makkah tanggal 28 Mei 2016 pukul 17:28 Wita dan 17 Juli pukul 17:27 Wita, serta praktik mengukur kiblat dengan teodolit. (AS/MHM).

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
  • N/A
  • Berita Sukma
    Diposting pada lembaga pers tanggal 29 Mei 2017 pukul 9:35 pm

    BSukma_Sejak pukul 7:30 waktu setempat, telah terlihat antrian di gedung abu-abu atau Siakad oleh para orang tua dan calon mahasiswa baru untuk mengambil surat kelulusan pasca pengumuman pada tanggal …

    AKSI DEMI MATA KULIAH WAJIB
    Diposting pada lembaga pers tanggal 24 Mei 2017 pukul 6:11 pm

    AKSI DEMI MATA KULIAH WAJIBTak seperti kebanyakan mahasiswa pada umumnya, mahasiswa jurusan PGMI di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini harus melakukan pementasan guna memperoleh nilai akhir masa …

    PERNYATAAN SIKAP AKTIVIS PERS MAHASISWA KALIMANTAN SELATAN
    Diposting pada lembaga pers tanggal 23 Mei 2017 pukul 1:18 pm

    PERNYATAAN SIKAP AKTIVIS PERS MAHASISWA KALIMANTAN SELATANMelaksanakan kegiatan jurnalistik dijamin oleh UU no. 40 tahun 1999, dan kebebasan melakukan aksi dijamin oleh UU no. 9 tahun 1998. Namun …

    To Top