Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2016
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Polda dan IAIN Antasari Jalin Sinergitas Jelang Pilkada 2015
Filed Under: Rilis Berita Jumat, 21 Agustus 2015 pukul 07:45 WITA — Dilihat 789 kali
Bagikan Tulisan Ini
IMG_6008

Menjelang pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan, Pemilihan Bupati di lima Kabupaten dan Pemilihan Walikota di dua kota, merupakan tantangan sendiri terutama bagi Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan selaku institusi yang memiliki tugas utama memelihara dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Demikian diungkapkan Kapolda kalsel Brigjend Pol Agung Budi Maryoto, di sela-sela sambutannya saat silaturrahmi Kamtibmas di Aula H. M. Asy’ari Rektorat IAIN Antasari Banjarmasin pada siang Kamis (20/08/2015).

“Saat ini di kondisi pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan sedang mengalami perlambatan, Hal seperti ini biasanya memiliki korelasi dengan masalah kamtibmas. Dalam kesulitan ekonomi kecenderungan tindak pidana, tindak narkotika dan obat terlarang potensial meningkat. Oleh karena itu peran para ulama sangat penting dalam upaya memberi penyadaran kepada masyarakat”, Ujar Agung.

Dalam kaitan pesta demokrasi Kapolda Kalsel mengharapkan bantuan pihak IAIN agar membantu masyakarat untuk siap menerima apapun hasil dari pelaksanaan pilkada, karena yang maju dalam pilkada semuanya adalah putra-putra terbaik Kalimantan Selatan.

“Kami mengharapkan dengan sinergisitas antara Polda Kalsel dan IAIN Antasari sebagai gudang para ulama dan tokoh masyarakat diharapkan pilkada yang berlangsung 9 Desember 2015 mendatang berlangsung aman, tertib, bersih, dan sukses. Dan selanjutnya diharapkan mendapatkan pimppinan daerah yang bisa membawa masyarakat ke arah kemakmuran” Ujar Kapolda.

Sementara itu, Rektor IAIN Antasari pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Kapolda dan jajarannya untuk menjalin silaturrahmi dengan IAIN Antasari. Ia mengharapkan bahwa kunjungan ini merupakan awal bagi terjalinnya hubungan yang lebih intens lagi mengingat masalah yang ditangani oleh kepolisian dan IAIN sebagai lembaga pendidikan bernuansa Islam ada sisi kesamaan yaitu menangani masalah kejahatan dan kerawanan sosial, meskipun IAIN Antasari lebih melalui pendekatan keagamaan. Untuk itu IAIN Antasari merasa perlu bekerjasama dengan polda kalsel.

Pada kesempatan silaturrahmi yang dihadiri oleh para wakil rector, dekan-dekan fakultas dan ketua-ketua lembaga, banyak masukan yang diberikan oleh IAIN Antasari kepada Kapolda dalam upaya menciptakan suasana kamtibmas, antara lain disampaikan oleh Prof. Dr. Asmaran, MA dan Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA.

Asmaran pada kesempatan itu menyampaikan beberapa informasi hasil penelitian tentang adanya paham-paham atau aliran sesat yang berkembang di wilayah Kalimantan Selatan antara lain adanya kelompok Syi’ah, salafi radikal, aliran tasawuf sir (rahasia). “Sejauh ini belum ada gejolak, tapi secara potensial karena aliran tersebut ekskulisf atau sempalan dan keluar dari Islam mainstream maka sewaktu-waktu dapat saja menimbulkan konflik di masyarakat”, Ujar Asmaran. Ia mengharapkan agar Polda Kalsel dapat memantau aktivitas kelompok ini pada beberapa titik lokasi di Kalimantan Selatan .IMG_6024

Sementara Mujiburrahman, memprediksi situasi pilkada nanti lebih panas dari sebelumnya. “Pilkada Desember nanti tampaknya akan lebih panas dari sebelumnya, terutama karena adanya politik identitas dan rawannya money politik yang dapat merusak tatanan demokrasi. Saya mengharapkan kepada Kapolda dan segala pihak dapat meminimalisir terjadinya politik uang ini”, tegas Mujiburrahman.

Untuk IAIN menurut Mujiburrahman, Rektor telah meminta anggota civitas agar jangan melibatkan kampus secara lembaga dalam politik praktis, agar kampus tetap berperan sebagai kekuatan moral yang kritis dan idealis.

Kapolda Kalsel selanjutnya mengucapkan terimakasih atas beberapa masukan dari IAIN Antasari.

 

 

 

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
SADZALI GERAM PARKIRAN USHULUDDIN DIPENUHI MAHASISWA SYARIAH
Diposting pada lembaga pers tanggal 5 Desember 2016 pukul 11:35 am

                 foto: Yunita SariBSukma- Parkir kendaraan kembali menuai protes, kali ini datang dari Fakultas …

Pemimpin vs Pemimpin Realitas Pemimpin dalam Program PKMD
Diposting pada lembaga pers tanggal 5 Desember 2016 pukul 11:20 am

penulis: Moh Husni Dalam pewayangan Sindhunata pernah berkata, rakyat adalah digdaya tanpa aji. Maksudnya rakyat memiliki kekuatan namun tanpa harga diri dan nilai. Karena itu pemimpin adalah …

Lukisan Kehidupan
Diposting pada lembaga pers tanggal 5 Desember 2016 pukul 8:53 am

Sumber GoogleKarya: Siti Bulqis RadinahHidup bagai roda yang berputarKadang di atas kadang di bawahDan balik ke atas balik ke bawahBegitulah retak kehidupanJatuh bangun bukan bermakna kita kalahDan …

To Top