Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2016
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Perpustakaan Digital IAIN Antasari
Filed Under: Rilis Berita Kamis, 16 Oktober 2014 pukul 19:39 WITA — Dilihat 4,465 kali
Bagikan Tulisan Ini
DSC_0115

Setidaknya terdapat dua konteks mengapa digitalisasi koleksi pustaka menjadi strategis bagi perpustakaan IAIN Antasari, yaitu konteks sejarah dan konteks evaluasi fungsional.

Demikian diungkapkan Rektor IAIN Antasari Prof Dr H Akh Fauzi Aseri MA pada peresmian Perpustakaan Digital dan Peluncuran Website Baru UPT Pusat Perpustakaan IAIN Antasari, Jumat (17/10), di Ruang Perpustakaan Digital IAIN Antasari Banjarmasin.

“Kita masih ingat sebelum gedung ini diresmikan, pada bulan Oktober 1998, Perpustakaan Pusat IAIN Antasari mengalami musibah kebakaran yang menghanguskan sekitar 13.443 judul buku, 56.443 eksemplar (90 persen) dan 12 unit komputer serta peralatan perpustakaan pusat lainnya. Musibah ini mengakibatkan sekitar 700 orang mahasiswa IAIN Antasari tidak bisa menggarap atau menyelesaikan penulisan skripsinya pada tahun itu,” ungkap Rektor di hadapan puluhan undangan.

Bisa dibayangkan, imbuh Rektor, betapa sedihnya dunia pendidikan dan khususnya disiplin ilmu tasawuf. Paling tidak 20 persen dari 108.819 koleksi buku di perpustakaan tersebut merupakan literatur yang mengupas ilmu tasawuf, suatu cabang ilmu yang sepanjang masa selalu digandrungi penggemarnya, bahkan di dunia barat sekalipun. Beberapa peneliti menyebut bahwa jumlah koleksi dalam perpustakaan IAIN Antasari tersebut, merupakan jumlah koleksi ilmu tasawuf terbesar dan terlengkap se antero perpustakaan di tanah air.

“Inilah yang pertama yaitu konteks sejarah yang patut dijadikan latar belakang pentingnya mendigitalisasi koleksi pustaka. Bila boleh kita istilahkan: al-ilmu shaidun wa at-tarqiimu qayduhu (ilmu itu adalah binatang liar sementara digitalisasi adalah tali kendalinya),” ujar Rektor di sela-sela acara.

Konteks kedua, mengapa perpustakaan digital penting, ujar Rektor, adalah bahwa pemanfaatan koleksi masih merupakan tolak ukur evaluasi koleksi yang paling sahih. “Makanya, buku itu untuk dipergunakan, bukan sekadar keawetannya saja yang diperhatikan. Buku lusuh karena sering dimanfaatkan lebih baik ketimbang bukunya kinclong karena tidak termanfaatkan,” ucap guru besar Ilmu Tafsir itu sesaat setelah meresmikan perpustakaan dan meluncurkan website.

Rektor juga mengharapkan kerjasama UPT Pusat Perpustakaan dengan pihak-pihak lain dapat ditingkatkan terutama dalam upaya mendigitalisasi koleksi. (MHM).

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
Humas IAIN Antasari Banjarmasin says:

Thank you.

Tabik,
Humas

Kegelisahan Mahasiswa Semester Akhir
Diposting pada lembaga pers tanggal 29 November 2016 pukul 8:30 am

catatan mahasiswa oleh: Muhammad IqbalAkhir-akhir ini sering terdengar keresahan atau polemik dari mahasiswa dipucuk semester (red: yang merasa). Saya sendiri sudah semester 5, artinya sudah dua …

LPS AL-Waqar : Lembaga Pengajaran Sederhana Al-Waqar
Diposting pada lembaga pers tanggal 29 November 2016 pukul 8:09 am

essai oleh: Rizali Norhadi Sabtu, 1 oktober 2016. Saya berjumpa dengan kawan-kawan komunitas belajar bernamakan LPS Al-Waqar. Mereka adalah generasi penghuni keresahan intelektual. Gagasan dan …

ANTOLOGI PUISI “MERATUS, HUTAN HUJAN TROPIS” DL 05 JANUARI 2017
Diposting pada lembaga pers tanggal 19 November 2016 pukul 10:41 am

ANTOLOGI PUISI “MERATUS, HUTAN HUJAN TROPIS”Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan Tahun 2017Kawasan Hutan Meratus merupakan kawasan hutan alami yang masih tersisa di Propinsi …

To Top