Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2017
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Menag Restui IAIN Antasari Menjadi UIN
Filed Under: Rilis Berita Selasa, 2 Desember 2014 pukul 11:18 WITA — Dilihat 1,152 kali
Bagikan Tulisan Ini
873206_02271010112014_lukman_hakim_saifuddin

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin merestui pengubahan status Institut Agama Islam Negeri Antasari Banjarmasin, Kalimantan Selatan menjadi Universitas Islam Negeri.


Restu tersebut disampaikan menteri saat menghadiri wisada sarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari tahun 2014 di Gedung Sultan Suriansyah, Jalan Brigjen H Hasan Basry – Kayu Tangi Banjarmasin, Rabu (26/11).

“Alhamdulillah IAIN Antasari berusia 50 tahun. Kami di Kementerian Agama (Kemenag) sedang memproses permohonan agar menjadi Universitas Islam Negeri (UIN),” katanya saat wisuda ke-56 S1 dan ke-26 S2 perguruan tinggi Islam tersebut.

Dengan alih status tersebut, kata menteri, kiprah IAIN Antasari bisa lebih konkret lagi di tengah-tengah masyarakat dalam melakukan kajian-kajian dan penelitian.

Sebagai contoh yakni pengintegrasian antara kajian Islam dengan sains, dan pengabdian lebih besar lagi ke masyarakat.

Meski kata politisi PPP itu, menjadi UIN berarti harus memenuhi beberapa persyaratan. Kemenag kini mengkaji sejumlah persyaratan IAIN Antasari untuk alih statusnya menjadi UIN.

“Perlu ada kunjungan-kunjungan lebih lanjut untuk kita mengkaji pengalihan status IAIN ini menjadi UIN. Ya, perlu waktu, semoga hitungan bulan saja,” ucapnya.

Rektor IAIN Antasari, Prof Dr H Akhmad Fauzi Akseri menyatakan dalam perjalanan IAIN Antasari selama setengah abad, terus mengembangkan diri untuk menuju status UIN. “Dan persiapan menjadikan perguruan tinggi ini berstatus UIN sudah dilakukan terus menerus,” tuturnya.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah dan Kemenag untuk mewujudkan cita-cita institut berubah status menjadi UIN tidak berkurang.

“Kalau pemerintah daerah sudah cukup mendukung, bahkan ada menghibahkan lahan 50 hektare untuk pengembangan kampus kita ini,” ungkapnya. (Harnas/ajg)

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
BUAF Berhasil Tarik 12 Perguruan Tinggi
Diposting pada lembaga pers tanggal 19 Juli 2017 pukul 4:11 am

SukmaBorneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) merupakan forum ilmiah bagi para mahasiswa, yang baru dibentuk sekitar dua tahun lalu. Keberadaan forum ini sebagai jawaban atas keresahan para dosen, …

Berita Sukma
Diposting pada lembaga pers tanggal 29 Mei 2017 pukul 9:35 pm

BSukma_Sejak pukul 7:30 waktu setempat, telah terlihat antrian di gedung abu-abu atau Siakad oleh para orang tua dan calon mahasiswa baru untuk mengambil surat kelulusan pasca pengumuman pada tanggal …

AKSI DEMI MATA KULIAH WAJIB
Diposting pada lembaga pers tanggal 24 Mei 2017 pukul 6:11 pm

AKSI DEMI MATA KULIAH WAJIBTak seperti kebanyakan mahasiswa pada umumnya, mahasiswa jurusan PGMI di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini harus melakukan pementasan guna memperoleh nilai akhir masa …

To Top