Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2017
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Kegiatan Harus Berorientasi Borang
Filed Under: Rilis Berita Senin, 26 Mei 2014 pukul 02:05 WITA — Dilihat 886 kali
Bagikan Tulisan Ini
Undangan

Kegiatan apapun yang perguruan tinggi lakukan harus berorientasi pada borang akreditasi dan standar nasional yang telah ditetapkan.

Hal itu terungkap pada Penandatanganan MoU antara Akademi Analis Kesehatan Borneo Lestari dan IAIN Antasari serta Workshop Pendampingan Nurturing Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT), Sabtu, 24 Mei 2014, di Hotel Novotel Banjarbaru.

Menurut Rektor Prof Dr H Akh Fauzi Aseri MA, kegiatan ini merupakan kegiatan yang penting dalam rangka sama-sama (ta’awun)  membangun kualitas pendidikan tinggi di banua kita. Lebih khusus, kerangka utamanya adalah pendampingan  proses peningkatan kualitas dan akuntabelitas kelembagaan perguruan tinggi di banua kita.

“Di berbagai kesempatan, saya sering sampaikan bahwa indikator penting yang menentukan kesuksesan perguruan tinggi manapun di dunia adalah kualitas dan kuantitas pembelajaran serta penelitian. Namun kedua hal ini sangat ditentukan oleh seberapa akuntabel manajemen perguruan tinggi tersebut. Oleh karena itu, semuanya harus berjalan beriringan sesuai dengan sistem perencanaan yang kita bangun dan inginkan,” ucap Rektor di sela-sela kegiatan.

Rektor juga menyampaikan sebagian tantangan yang dihadapi perguruan tinggi. “Hingga saat ini, baru berkisar 70 perguruan tinggi negeri dan swasta yang mengikuti akreditasi institusi. Minimnya jumlah institusi perguruan tinggi negeri dan swasta yang diakreditasi ini disinyalir akibat kuota yang disediakan pemerintah tiap tahunnya terbatas. Di sisi yang lain, seringkali good will kita yang masih kurang untuk mempersiapkan akreditasi institusi dan memenuhi standar nasional perguruan tinggi itu,” ungkap Prof Fauzi.

Itulah sebagian dari tantangan yang kita hadapi. Bagi Prof Fauzi, tantangan mesti dibuat agar menjadi pemicu semangat untuk terus berubah lebih baik. “Inilah yang dibuktikan oleh kita semua, oleh AAK Borneo Lestari untuk terus berubah menjadi lebih baik. Itulah yang dibuktikan oleh kita semua,” ujar Guru Besar Ilmu Tafsir itu.

Rektor juga menyampaikan bahwa pada tahun 2014 ini, pemerintah kabarnya menyediakan kuota sekitar 30 institusi. Jika ada tambahan, bisa dinaikkan hingga 100 institusi. “Semoga kesempatan ini dapat digunakan oleh kita untuk melakukan akreditasi institusi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan meningkatkan tugas, funsgi dan peran perguruan tinggi di banua. Pada saat yang sama, AIPT akan menjadi pintu untuk memenuhi standar nasional perguruan tinggi,” tukas Rektor.

Kegiatan turut dihadiri Ketua Kopertis Wilayah XI Kalimantan, Direktur Akademi Analis Kesehatan Borneo Lestari, Sekretaris LPM IAIN Antasari, Kabag Kerjasama dan Lembaga IAIN Antasari, dan puluhan undangan lainnya. (Hikam).

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
Kegiatan DEMA diakhir Kepengurusan
Diposting pada lembaga pers tanggal 18 Februari 2017 pukul 3:53 pm

lpm sukmaMESKI TELAH DIAKHIR KEPENGURUSAN, INI BUKAN BERARTI DEMA VAKUM DARI KEGIATAN DEMA IAIN Antasari kembali melaksanakan program kerja diakhir kepengurusannya. Yaitu Sosialisasi  Empat …

DAFTAR PESERTA LOLOS ANTOLOGI PUISI MERATUS: HUTAN HUJAN TROPIS
Diposting pada lembaga pers tanggal 18 Februari 2017 pukul 3:28 pm

Arifin Noor Hasby (Banjarbaru)Ali Syamsudin Arsyi (Banjarbaru)Asro al Murthawy (Jambi)Bambang Widiatmoko (Yogyakarta)Disma Galuh Mardanti (Palangkaraya)Fahmi Wahid (Balangan)Harkoni Madura …

PEMBAGIAN SERTIFIKAT OSPEK YANG PERLU DIPERTANYAKAN
Diposting pada lembaga pers tanggal 17 Februari 2017 pukul 4:46 am

BSukma. Pembagian sertifikat OSPEK yang dilakukan oleh panitia tidak berjalan sesuai rencana.  Hal ini dikarenakan jumlah mahasiswa dan mahasiswi  yang datang semakin membludak. Hal ini …

To Top