Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2016
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Ir. H. Ahmad Gazali: “Sebagian Ayat Alquran Perlu Penjelasan Saintifik”
Filed Under: Rilis Berita Jumat, 12 Juni 2015 pukul 02:10 WITA — Dilihat 771 kali
Bagikan Tulisan Ini
IMG_4689

“Akan banyak ayat Al-quran yang tidak bisa dipahami dengan baik terutama yang berbicara tentang ayat kauniah di alam semesta, jika umat Islam tidak mengerti penjelasan secara saintifik. Oleh karena itu ilmu pengetauan memiliki fungsi untuk menjelaskan makna-makna Alquran. Ilmu pengetahuan yang benar akan sejalan dengan Al-quran”. Demikian dijelaskan oleh Ir. Ahmad Gazali dalam acara bedah buku “Tafsir Alquran: Ayat-ayat IPTEK” yang diselenggarakan di Kampus IAIN Antasari Kamis 11 Juni 2015.

Dalam acara yang dihadiri oleh para dosen IAIN Antasari dan unsur Majelis Ulama Indonesia se-Kalimantan Selatan, Ir. Ahmad Gazali sebagai penulis buku yang juga pendiri Yayasan Qardhan Hasana Banjarbaru diundang untuk membedah bukunya yang bercorak tafsir tematik atau maudhu’iyah, menjelaskan ayat-ayat yang berhubungan dengan IPTEK dalam ruang lingkup cukup luas meliputi biologi, kimia, fisika, astronomi, kedokteran dan lain-lain.

Peserta dialog memberikan apresiasi terhadap buku karya Ahmad Gazali ini karena memperkaya wawasan melalui tafsir dengan pendekatan saintifik. “Saya memberikan apresiasi atas karya Bapak Ir Ahmad Gazali ini, diusia yang sudah sudah tidak muda beliau produktif menulis. Terkait dengan isi saya tidak memberikan komentar karena dengan pendekatan sains yang objektif insya Allah penjelasan dalam buku itu benar” kata Drs. H. Muhammad Ramli. Sementara peserta lainnya dari MUI dalam tanggapannya malah meminta izin kepada penulis untuk menjadikan buku Ir. Ahmad Gazali sebagai referensi bahan kuliah Ramadhan 1436 H nantinya.

Ir. Ahmad Gazali menambahkan, melalui buku yang ditulisnya bermaksud memperkaya sisi penafsiran Alquran dengan pendekatan IPTEK. Menurutnya para ilmuwan pun memiliki otoritas menjelaskan makna Alquran sesuai pendekatan sains modern. Ia mencontohkan seorang ilmuwan bernama Dr. Maurice Bucaille adalah ahli bedah kenamaan Prancis dan pernah mengepalai klinik bedah di Universitas Paris. Bucaille memeluk Islam setelah melakukan riset terhadap mumi Firaun dan menemukan kecocokan sebagaimana yang diinformasikan Alquran. “Bucaille, membuktikan kebenaran Alquran dalam perspektif sains, sehingga ia pun meyakini kebenaran Alquran dan memeluk Islam”, ungkap Gazali.

Ir. Ahmad Gazali pada acara bedah buku memotivasi peserta yang terdiri dari para dosen dan anggota Majelis Ulama menulis sesuai keahlian masing-masing, agar dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Terkait dengan perbedaan penentuan awal bulan yang masih diperselisihkan umat Islam Indonesia, Ir Ahmad Gazali menyampaikan pesan sebaiknya umat Islam bersatu dengan mengikuti penetapan pemerintah. Di Malaysia tidak ditemukan perbedaan seperti di Indonesia, karena ummat Islam di sana kompak mengikuti penetapan pemerintah.

Kegiatan bedah buku ini dibuka oleh Rektor IAIN Antasari Prof. Dr. A. Fauzi Aseri, MA. Di dalam sambutannya Fauzi Aseri menyampaikan: “Buku yang ditulis oleh Ir. H. Ahmad Gazali sangat menarik. Sebagai seorang akademisi yang meyakini kebenaran Alquran, dengan membaca isi buku ini saya merasa memperoleh pencerahan ulang akan kebenaran dan keutamaan Alquran. Pengetahuan tentang tafsir ayat-ayat iptek dalam Alquran membantu saya mengajar mahasiswa dengan pendekatan ilmiah-religius”. (AS)

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
SADZALI GERAM PARKIRAN USHULUDDIN DIPENUHI MAHASISWA SYARIAH
Diposting pada lembaga pers tanggal 5 Desember 2016 pukul 11:35 am

                 foto: Yunita SariBSukma- Parkir kendaraan kembali menuai protes, kali ini datang dari Fakultas …

Pemimpin vs Pemimpin Realitas Pemimpin dalam Program PKMD
Diposting pada lembaga pers tanggal 5 Desember 2016 pukul 11:20 am

penulis: Moh Husni Dalam pewayangan Sindhunata pernah berkata, rakyat adalah digdaya tanpa aji. Maksudnya rakyat memiliki kekuatan namun tanpa harga diri dan nilai. Karena itu pemimpin adalah …

Lukisan Kehidupan
Diposting pada lembaga pers tanggal 5 Desember 2016 pukul 8:53 am

Sumber GoogleKarya: Siti Bulqis RadinahHidup bagai roda yang berputarKadang di atas kadang di bawahDan balik ke atas balik ke bawahBegitulah retak kehidupanJatuh bangun bukan bermakna kita kalahDan …

To Top