Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2016
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
IAIN Terus Tambah Guru Besar
Filed Under: Rilis Berita Kamis, 9 April 2015 pukul 04:11 WITA — Dilihat 1,847 kali
Bagikan Tulisan Ini
DSC_0081

Dalam rangka memenuhi standar perguruan tinggi berskala internasional, IAIN Antasari terus menambah jumlah guru besarnya. Seperti kemarin, institut ini kembali mengukuhkan Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA sebagai guru besar. Mujiburrahman dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang ilmu sosiologi agama pada Fakultas Ushuluddin dan Humaniora.

Rektor IAIN Antasari Prof. Dr. H. Akh Fauzi Aseri, MA menjelaskan, sekarang ini sudah ada 21 orang guru besar IAIN Antasari, dari 21 orang ini hanya 14 orang saja yang aktif, padahal dengan sekitar 280 dosen, harusnya memiliki setidaknya 28 orang guru besar,” katanya di sela pengukuhan gelar guru besar kepada Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA .

Ditambahkan Fauzi, dengan terus bertambahnya jumlah guru besar, maka IAIN siap bersaing dengan perguruan tinggi lainnya, termasuk di era globalisasi ini. Tak hanya menambah guru besar, pihaknya juga terus menambah dosen yang bergelar doktor, 63 orang dosen tercatat kini sudah bergelar doktor. Ini tentunya sebagai upaya untuk memenuhi kuota 10 persen tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA dalam orasi pengukuhannya, menyampaikan “agama adalah untuk manusia, bukan sebaliknya. Karena itu, mengkaji agama, langsung atau tidak langsung, adalah sama mengkaji hidup manusia. Mungkin ini sebabnya, Alqur’an menyebut agama sebagai fitrah (QS 30:30), yakni sesuatu yang secara alamiah merupakan hakikat diri manusia yang sejati. Dengan ungkapan lain, agama yang diwahyukan Allah (fitrah munazzalah), dipercaya sejalan dengan hakikat alamiah diri manusia yang dibawanya sejak lahir. Dengan demikian, mengkaji agama tidaklah mudah, sebagaimana tidak mudahnya memahami hidup manusia,” ujarnya.

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
Kegelisahan Mahasiswa Semester Akhir
Diposting pada lembaga pers tanggal 29 November 2016 pukul 8:30 am

catatan mahasiswa oleh: Muhammad IqbalAkhir-akhir ini sering terdengar keresahan atau polemik dari mahasiswa dipucuk semester (red: yang merasa). Saya sendiri sudah semester 5, artinya sudah dua …

LPS AL-Waqar : Lembaga Pengajaran Sederhana Al-Waqar
Diposting pada lembaga pers tanggal 29 November 2016 pukul 8:09 am

essai oleh: Rizali Norhadi Sabtu, 1 oktober 2016. Saya berjumpa dengan kawan-kawan komunitas belajar bernamakan LPS Al-Waqar. Mereka adalah generasi penghuni keresahan intelektual. Gagasan dan …

ANTOLOGI PUISI “MERATUS, HUTAN HUJAN TROPIS” DL 05 JANUARI 2017
Diposting pada lembaga pers tanggal 19 November 2016 pukul 10:41 am

ANTOLOGI PUISI “MERATUS, HUTAN HUJAN TROPIS”Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan Tahun 2017Kawasan Hutan Meratus merupakan kawasan hutan alami yang masih tersisa di Propinsi …

To Top