Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2017
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Tidak Sekadar Akademik
Filed Under: Rilis Berita Selasa, 1 September 2015 pukul 06:55 WITA — Dilihat 1,459 kali
Bagikan Tulisan Ini
OPAK 1

Dihadiri ribuan mahasiswa dan para undangan, Pembukaan Kuliah Tahun Akademik 2015/2016 berlangsung di Auditorium IAIN Antasari, Selasa (1/9/2015).

Dalam pembukaan kuliah itu, Rektor Prof Dr H Akh. Fauzi Aseri MA menyampaikan beberapa poin penting, di antaranya sejarah dan agenda strategis IAIN Antasari. “Sejak diresmikan pada tahun 1964, IAIN Antasari ini memiliki sejarah yang panjang. STAI Palangkaraya dan STAI Samarinda yang dulu merupakan cabang kita telah naik kelas. Maka, tentu kita akan  meningkatkan alih status menjadi UIN,” ujar Rektor.

Dalam berbagai kesempatan, Prof Fauzi memang seringkali menegaskan pentingnya pembangunan dan transformasi, terutama di bidang SDM. Menurut Guru Besar Ilmu Tafsir itu, posisi strategis IAIN Antasari di Kalimantan turut ditandai tingkat kualifikasi pendidikan dosen. “Guru Besar kita ada 14 orang yang aktif, 64 orang doktor, dan 222 master. Saat ini ada 63 orang yang sedang melanjutkan program doktor di dalam dan luar negeri,” papar Rektor di sela-sela kegiatan.

Rektor menginformasikan bahwa saat ini IAIN Antasari tengah memantapkan proposal permohonan bantuan luar negeri. Oleh karena itu, ujar Rektor, kita perlu mempersiapkan lahan yang besar dan ideal. “Kita akan membentuk task force untuk mempercepat terbitnya sertfikat tanah yang 70 hektar di Banjarbaru,” tukas Rektor.

Rektor berpesan kepada para dosen pembimbing akademik untuk segera melakukan pertemuan dengan mahasiswa bimbingannya. Pasalnya, masih banyak mahasiswa baru yang belum paham dengan tradisi akademik di perguruan tinggi. Di samping itu, kata Rektor, mahasiswa perlu menyesuaikan diri dengan nilai Islami dalam berperilaku.

“Saya minta para dosen pembimbing akademik ini juga turut membimbing akhlak mahasiswa,” tekan Rektor.

 Kreativitas dan Inovasi

Selain itu, kepada hadirin yang hadir, Rektor menandaskan pentingnya niat yang tulus, keberanian, kreativitas dan inovasi.

“Pengalaman mahasiswa kita yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Thailand menjadi bukti bahwa kreativitas dan inovasi sangat penting. RPP dan semacamnya tidak terpakai karena realitas masyarakat di Thailand berbeda. Mayoritas mereka hanya memahami bahasa Thai dan memiliki sistem pembelajaran yang jauh berbeda dari kita,” ujar Rektor.

Oleh karena itu, lanjut Rektor, kita menekankan agar kreativitas yang positif selalu tumbuh berkembang pada sivitas akademika IAIN Antasari. (MHM).

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
BUAF Berhasil Tarik 12 Perguruan Tinggi
Diposting pada lembaga pers tanggal 19 Juli 2017 pukul 4:11 am

SukmaBorneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) merupakan forum ilmiah bagi para mahasiswa, yang baru dibentuk sekitar dua tahun lalu. Keberadaan forum ini sebagai jawaban atas keresahan para dosen, …

Berita Sukma
Diposting pada lembaga pers tanggal 29 Mei 2017 pukul 9:35 pm

BSukma_Sejak pukul 7:30 waktu setempat, telah terlihat antrian di gedung abu-abu atau Siakad oleh para orang tua dan calon mahasiswa baru untuk mengambil surat kelulusan pasca pengumuman pada tanggal …

AKSI DEMI MATA KULIAH WAJIB
Diposting pada lembaga pers tanggal 24 Mei 2017 pukul 6:11 pm

AKSI DEMI MATA KULIAH WAJIBTak seperti kebanyakan mahasiswa pada umumnya, mahasiswa jurusan PGMI di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini harus melakukan pementasan guna memperoleh nilai akhir masa …

To Top