Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2016
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Guru Menghibahkan Diri
Filed Under: Rilis Berita Selasa, 25 Februari 2014 pukul 08:36 WITA — Dilihat 498 kali
Bagikan Tulisan Ini
Gambar

Rapat koordinasi diharapkan dapat makin memfokuskan agenda untuk meningkatkan kualitas pengelolaan penyelenggaraan program peningkatan kualifikasi guru RA/Madrasah seluruh Indonesia.

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengelola Program Peningkatan Kualifikasi bagi Guru RA/Madrasah se-Indonesia, Jum’at malam (21/2) di Hotel Novotel Banjarbaru.

Menurut Rektor IAIN Antasari Prof Dr H Akh Fauzi Aseri MA, dengan meningkatnya kualifikasi guru madrasah dan Raudahatul Athfal, ada harapan mutu penyelenggaraan pendidikan di madrasah dan raudhatul atfhal semakin lebih baik. “Keberhasilan pendidikan di tingkat ini, akan berdampak sangat signifikan terhadap ketersediaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ucap Rektor di sela-sela kegiatan.

Tinggal pertanyaannya, imbuh Rektor, apakah kita sudah memiliki arah yang jelas dan tegas untuk mengubah diri untuk lebih baik.

“Pengelola program peningkatan kualifikasi guru saya kira memiliki beban yang sangat berat untuk menjawab pertanyaan ini. Guru yang kita cita-citakan adalah yang berkualitas tinggi, menjadi guru adalah profesi yang sangat tinggi tingkat persaingannya, guru yang aktif dalam membangun dan mengembangkan pendidikan, guru yang memiliki pengembangan kapasitas, dan guru yang memiliki kondisi kinerja yang baik. Ringkasnya, guru yang kita inginkan adalah guru yang mau menghibahkan dirinya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucap Rektor.

Bila hal itu terwujud, imbuh Rektor, maka guru seperti inilah yang akan menjadi lentera penerang; menjadi matahari bagi hitamnya kekalutan dan gelapnya mendung yang menaungi kehidupan berbangsa dan bermasyarakat kita. “Sepuluh saja, guru seperti ini ada, insya Allah, kita dapat mengubah indonesia menjadi lebih hebat dan terhormat,” pungkas Rektor. (Hikam)

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
SADZALI GERAM PARKIRAN USHULUDDIN DIPENUHI MAHASISWA SYARIAH
Diposting pada lembaga pers tanggal 5 Desember 2016 pukul 11:35 am

                 foto: Yunita SariBSukma- Parkir kendaraan kembali menuai protes, kali ini datang dari Fakultas …

Pemimpin vs Pemimpin Realitas Pemimpin dalam Program PKMD
Diposting pada lembaga pers tanggal 5 Desember 2016 pukul 11:20 am

penulis: Moh Husni Dalam pewayangan Sindhunata pernah berkata, rakyat adalah digdaya tanpa aji. Maksudnya rakyat memiliki kekuatan namun tanpa harga diri dan nilai. Karena itu pemimpin adalah …

Lukisan Kehidupan
Diposting pada lembaga pers tanggal 5 Desember 2016 pukul 8:53 am

Sumber GoogleKarya: Siti Bulqis RadinahHidup bagai roda yang berputarKadang di atas kadang di bawahDan balik ke atas balik ke bawahBegitulah retak kehidupanJatuh bangun bukan bermakna kita kalahDan …

To Top