Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2017
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Demokratisasi Pendidikan
Filed Under: Rilis Berita Rabu, 15 Oktober 2014 pukul 22:43 WITA — Dilihat 636 kali
Bagikan Tulisan Ini
Demokrasi

Salah satu isu penting dalam dunia pendidikan dewasa ini adalah demokratisasi pendidikan.

Hal itu terungkap pada acara Wisuda Sarjana S1 ke-16 STAI Kuala Kapuas, Selasa (14/10) di Aula Kantor Bupati Kapuas. Koordinator Koopertais Wilayah XI Kalimantan yang diwakili oleh Prof Dr H Mahyuddin Barni MAg menyatakan bahwa mekanisme demokrasi dalam politik tidak sepenuhnya sesuai dengan mekanisme dalam kepemimpinan lembaga pendidikan. Namun secara substantif, imbuhnya, sekolah demokratis adalah membawa semangat demokrasi tersebut dalam perencanaan, pengelolaan dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

“Dalam membangun pendidikan di Indonesia, kiranya memang diperlukan inovasi dengan metode yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakatnya,“ ujar Mahyuddin di sela-sela kegiatan.

Di samping itu, ujar Direktur Pascasarjana IAIN Antasari itu, penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi harus terus dilakukan secara konsisten. Prodi dan institusi PTAIS harus melakukan evaluasi diri dan berani untuk diakreditasi. “Inilah jalan utama untuk meningkatkan kualitas kita bersama. Oleh karenanya, dalam banyak kesempatan, kami terus mendorong PTAIS se Kalimantan untuk mengajukan akreditasi institusi. Jangan sampai penyelenggaraan pendidikan tinggi kita dianggap ilegal oleh pemerintah,” tukas Mahyuddin.

Pada wisuda kali ini, mahasiswa yang lulus dan diwisuda berjumlah 579 orang terdiri dari laki-laki 234 orang dan perempuan 345 orang. Adapun wisudawan tertua atas nama Sarimah umur 55 Tahun dan yang termuda adalah Hafiz Faizal 22 tahun serta sebanyak 6 orang lulusan yang meraih predikat cumlaude. Hal ini disampaikan oleh Ketua STAI Kapuas H M Nafiah Ibnor dalam laporannya di sela-sela acara.

Wisuda turut dihadiri oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat yang diwakili Sekertaris Daerah Kabupaten Kapuas Ir Sanijan CES, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua DPRD Kapuas Indah Purwanti, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama H Ahmad Bahruni, Ketua MUI Kapuas, Ketua NU Kapuas, Ketua FKUB, Pimpinan Muhamadiyah, Kepala SKPD, Kepala Badan/BUMN/BUMD, para ulama dan tokoh masyarakat lainnya. (MHM).

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
BUAF Berhasil Tarik 12 Perguruan Tinggi
Diposting pada lembaga pers tanggal 19 Juli 2017 pukul 4:11 am

SukmaBorneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) merupakan forum ilmiah bagi para mahasiswa, yang baru dibentuk sekitar dua tahun lalu. Keberadaan forum ini sebagai jawaban atas keresahan para dosen, …

Berita Sukma
Diposting pada lembaga pers tanggal 29 Mei 2017 pukul 9:35 pm

BSukma_Sejak pukul 7:30 waktu setempat, telah terlihat antrian di gedung abu-abu atau Siakad oleh para orang tua dan calon mahasiswa baru untuk mengambil surat kelulusan pasca pengumuman pada tanggal …

AKSI DEMI MATA KULIAH WAJIB
Diposting pada lembaga pers tanggal 24 Mei 2017 pukul 6:11 pm

AKSI DEMI MATA KULIAH WAJIBTak seperti kebanyakan mahasiswa pada umumnya, mahasiswa jurusan PGMI di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini harus melakukan pementasan guna memperoleh nilai akhir masa …

To Top