Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2016
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Dakwah bil-Hal: Prospek dan Tantangan
Filed Under: Opini Antasari Selasa, 26 Mei 2015 pukul 13:24 WITA — Dilihat 2,444 kali
Bagikan Tulisan Ini
DR-Akhmad-Sagir

Dakwah bil-Hal: Prospek dan Tantangan

Akhmad Sagir

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Memasuki abad 21 globalisasi seakan tidak bisa dibendung lajunya ketika memasuki setiap sudut negara dan menjadi sebuah keniscayaan. Era ini menghendaki setiap negara beserta individunya harus mampu bersaing satu sama lain baik antar negara maupun antar individu. Persaingan yang menjadi esensi dari globalisasi sering memiliki pengaruh dan dampak yang negatif jika dicermati dengan seksama. Pengaruh yang ada dari globalisasi pada aspek kehidupan meskipun awal tujuannya diarahkan pada bidang ekonomi dan perdagangan serta memberikan dampak multidimensi.

Persoalan yang kita hadapi sekarang adalah tantangan dakwah yang semakin hebat dan semakin kompleks. Tantangan itu muncul dalam berbagai bentuk kegiatan masyarakat modern, seperti perilaku dalam menda­patkan hiburan (enter­tain­ment), kepariwisataan dan seni dalam arti luas, yang semakin mem­buka peluang munculnya kerawanan-kerawanan moral dan etika.

Kerawanan moral dan etika itu muncul semakin transparan dalam bentuk kemaksiatan karena disokong oleh kemajuan alat-alat teknologi informasi mutakhir seperti siaran televisi, keping-keping VCD, jaringan internet, dan sebagainya. Bahaya yang paling besar yang dihadapi oleh umat manuysia zaman sekarang ini  bukanlah ledakan bom atom, tetapi perubahan fitrah itu sendiri. Unsur kemanusiaan dalam dirinya sedang mengalami kehancuran sedemikian cepat, inilah mesin-mesin berbentuk manusia yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan dan kehendak alam yang fitrah.

Dampak globalisasi dalam dunia dakwah sangat dirasakan terpaannya, karena kita sadar bahwa dakwah merupakan kewajiban semua umat Islam, lebih-lebih mereka yang  telah memiliki pengetahuan agama Islam.

Selama ini dakwah lebih banyak dilakukan dengan pendekatan lisan yang lebih banyak menyentuh aspek kognisi. Dakwah lisan yang banyak dilakukan lebih mementingkan tampilan lahir yang berkesan murah meriah dan tidak pernah dipikirkan apa tindak lanjutnya. Untuk era reformasi seperti sekarang ini perlu dipikirkan format dakwah yang berkesinambungan dan terukur.  Dakwah bil-hadalam hal ini sama sekali bukan tandingan dakwah bil-lisan. Tetapi justru antara satu dengan yang lain saling melengkapi, karena tidak ada satu aktivitas atau amal senyata apapun yang tidak membutuhkan campur tangan lisan dan bahkan banyak masalah dakwah yang pemecahannya membutuhkan dua pendekatan tersebut.

Sejalan dengan perubahan sosial di era reformasi yang sedang berlangsung, di mana terkadang ucapan lisan tidak lebih sekedar lipstick hiasan bibir yang tidak ada bukti nyatanya, maka dalam rangka mengiringi proses reformasi dakwah harus dilakukan dengan contoh teladan yang baik. Hal ini perlu agar dakwah memiliki peran yang berarti supaya tidak hanya melalui lisan yang lebih menyentuh aspek kognitif dan kurang mendalam, tetapi diikuti juga dengan amal nyata yang menekankan pada sikap perilaku afektif. Artinya agar seruan-seruan dakwah melalui lisan juga diimbangi dengan amal nyata yang dapat dilihat secara empiris dan mampu menggerakkan kesadaran sasaran dakwah. Untuk itu perlu dipikirkan bagaimana format dakwah bil-hayang dapat menjawab persoalan tersebut.

Sebagai umat Islam yang taat tidak akan berpangku tangan ketika melihat keadaan etika dan moral masyarakat yang semakin lama tergerus oleh kehadiran globalisasi. Kesadaran untuk mau mendakwahi diri sendiri perlu menjadi komitmen bersama, jika  kita semua menghendaki masa depan umat Islam Indonesia dan dunia menjadi lebih maju. Semua elemen masyarakat bangsa ini sudah saatnya berintrospeksi diri untuk bisa menjadi teladan dalam berdakwah agar kata dan kebijakannya didengar dan dilaksanakan oleh orang yang menjadi mitra bicaranya.

Akar normatif konsep dakwah bil-hal cukup kuat  tergambar dalam al-Qur’an dan Hadits yang harus diinterpretasikan dalam pemikiran-pemikiran yang dapat dipahami secara akademis keilmuan dan praktis empiris.

Rasulullah dan para sahabatnya selalu memulai dari diri sendiri sebelum mengajak orang lain, yang dibalut dengan akhlak yang sangat terpuji, antara kata dan perbuatan seirama, se-ia se-kata dan didasari dengan sikap yang ikhlas dalam melakukan semua itu hanya karena mengharap ridha dari Allah SWT.  Oleh karena itu diperlukan da’i yang memiliki profil berkomitmen tauhid, istiqamah dan jujur, memiliki visi yang jelas, memiliki wawasan keislaman. Walaupun banyak tantangan yang menghadang tetapi juga sangat besar peluang dan prospeknya terutama bagi Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang secara profesional menggodok lahirnya Da’i yang Rahmatan lil’alamin.

 

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
ANGGARAN KAMPUS AMBLAS!
Diposting pada lembaga pers tanggal 10 Desember 2016 pukul 4:26 am

:Mahasiswa dituntut kreatif dalam penganggaran kegiatanBSukma - Pemotongan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang digaungkan oleh pemerintahan Jokowi-Jk, lewat Menteri Keuangan Sri Mulyani …

BPI: Menyambung Pikiran, Menjawab Persoalan
Diposting pada lembaga pers tanggal 10 Desember 2016 pukul 3:31 am

Wartawan: Moh Mahfud (LPM Sukma UIN Antasari Banjarmasin)Pembukaan Sekolah Politik di Pendopo Desmond J. MahesaDitengah sentimen politik tanah air yang terus dikait-kaitkan dengan berbagai aspek, …

POLIKLINIK VAKUM, MAHASISWA IAIN HARUS SEHAT
Diposting pada lembaga pers tanggal 9 Desember 2016 pukul 10:06 am

Ilustration PictureBSukma- Poliklinik adalah badan atau balai pengobatan umum (tidak untuk merawat atau pasien menginap). Poliklinik yang ada di IAIN Antasari merupakan fasilitas yang disediakan oleh …

To Top