Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2017
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Catatan Kegiatan Post-Doctoral Fellowship di Yordania
Filed Under: Opini Antasari Selasa, 7 Maret 2017 pukul 08:06 WITA — Dilihat 675 kali
Bagikan Tulisan Ini
Wdn1

“Meraih predikat doktor bukanlah puncak akhir dari kegiatan belajar dosen”, demikian kalimat awal yang ditulis di halaman pertama juknis kegiatan Postdoctoral Fellowship Program for Islamic Higher Education (Posfi). Kemenag RI melalui subdit ketenagaan kembali pada tahun 2016 menyelenggarakan kegiatan posdok di negara Arab dan Eropa. Filosofi yang mendasari kegiatan ini, sebagaimana ditulis, adalah bahwa pencapaian gelar doktor bukan merupakan tujuan akhir. Pendidikan Islam menganut pendidikan seumur hidup.

Pada tahun 2016, salah seorang dosen IAIN Antasari dari Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, yaitu Dr. Wardani, M.Ag., berhasil lulus dalam proses yang sangat ketat. Peserta lain adalah Dr. Dedih Wahyuddin, M.Ag. (UIN Bandung), Dr. Asep Ahmad Fathorrahman, M.A. (Universitas Islam Nusantara Bandung), dan Dr. KH. Nawawi, M.Ag. (IAI Ibrahimy Situbondo). Kegiatan berlangsung selama dua bulan, sejak 15 Oktober-15 Desember 2016, bertempat di Universitas Al al-Bait, tepatnya di Fakultas Syariah, di Provinsi Mafraq yang berjarak sekitar 80 KM dari kota Amman, Yordania.

Universitas Al al-Bayt sendiri–tidak seperti namanya yang mengesankan pengaruh Syi’ah–merupakan kampus yang mengusung kebebasan akademis dan menekankan nilai-nilai Islam yang kuat. Dari sejarahnya, konon universitas ini dulu adalah barak-barak militer, namun bekas-bekasnya hampir tak terlihat, tersapu oleh jubelan mahasiswa dan dosen, hamparan kebun zaitun berhektar-hektar yang katanya cukup mengangkat ekonomi universitas, serta di mana-mana selalu ada tulisan-tulisan berisi moto di sepanjang jalan masuk kampus, seperti “universitas adalah oase ilmu dan pengetahuan” dan “ilmu adalah roh yang ditiupkan, bukan daun yang berserak”, “kearifan adalah barang yang hilang milik orang yang beriman”, dsb. Iklim religius yang ditiupkan ini sangat menyolok dibandingkan universitas-universitas lain di Yordania, mungkin diilhami dari pesan moral dari pesan Raja Abdullah II yang memesankan bahwa didirikannya universitas ini pada 1992 agar menjadi penyeimbang dari keringnya ilmu pengetahuan dari nilai agama; universitas ini diamanahi bisa menjembatani antara ilmu dan nilai (agama).

Kegiatan posdok yang dirancang oleh Kemenag mencakup tiga kegiatan. Pertama, menjadi dosen tamu (guest lecturer) untuk memperkenalkan Islam Nusantara yang beragam suku, bahasa, dan etnik serta memperkenalkan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang meski tidak bertaraf internasional, tapi menjadi bahasa yang vital, karena dituturkan oleh jutaan muslim di Indonesia, sebagai negara yang patut diperhitungkan. Tujuannya adalah internasionalisasi Islam Indonesia di panggung dunia, atau setidaknya untuk memunculkan Indonesia dalam peta dunia. Bukannya Indonesia tidak ada dalam peta, melainkan Indonesia kurang diperhitungkan keberadaannya dalam khazanah keilmuan Islam, padahal begitu banyak karya tentang Islam yang lahir dari para ulama Indonesia, seperti Nawawi Banten, Abdurrauf Singkil hingga ulama modern seperti M. Quraish Shihab, padahal dinamika perkembangan intelektualitas Islam di Indonesia sebenarnya tidak kurang dibandingkan dinamika perkembangan Islam semisal di Mesir. Hanya saja, tentu saja, karya-karya ulama itu terpendam tidak banyak dikenal, karena bahasa Indonesia bukan bahasa internasional.

Kedua, melakukan atau merampung riset yang semula di tulis di tanah air untuk disempurnakan dari aspek akses ke literatur-literatur mutakhir yang terkait, baik sebagai literatur primer atau literatur pendukung (sekunder). Outputnya adalah buku referensi, yaitu buku dasar yang ditulis bertolak dari riset, untuk kepentingan bahan ajar yang disampaikan kepada mahasiswa, dan penulisan artikel berbahasa asing (Arab atau Inggris) yang siap diajukan ke jurnal internasional dengan disempurnakan melalui diskusi dengan para guru besar. Ketiga, menjajagi kemungkinan menjalin kerjasama, baik antara dosen PTKIN dengan dosen di perguruan tinggi tempat kegiatan maupun antarlembaga.

Mahasiswa universitas Al al-Bait menyambut antusias penyampaian materi-materi Islam Nusantara dan Bahasa Indonesia. Dalam kelas Islam Nusantara, mereka sangat kagum dan tertarik dengan keragaman di Indonesia dan kemampuan bangsa Indonesia untuk meredam konflik di tengah keragaman itu. Di Yordania, dalam hal agama, hanya dikenal dua agama, yaitu Islam dan Nasrani, berbeda dengan di Indonesia yang mengenal multi-agama bahkan kepercayaan lokal. Dalam hal sosial-politik, masyarakat Yordania juga hanya terbiasa dengan menyukuri kondisi yang ada, tidak terjadi demonstrasi-demonstrasi yang melanda dan bahkan bahkan trend orang Indonesia. Orang Yordania diusuguhi nilai-nilai keagamaan dan kebersyukuran kepada Tuhan dan dengan pemerintahan raja yang ada.

Di sela-sela kegiatan, tim Posfi berkesempatan diundang sebagai pembicara di Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPMI) dan PCI-NU Yordania. Begitu juga, kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk berkunjung, menimba ilmu, dan menjalin kerjasama dengan International Institute of Islamic Thought (IIIT) atau al-Ma’had al-’Alami li al-Fikr al-Islami cabang Yordania yang berkedudukan di Amman. Lembaga yang kini dipimpin oleh direktur cabangnya (mudîr iqlîmî) Prof. Dr. Fathî Malkâwî, berafiliasi dengan sentralnya di Amerika Serikat. Di negara asalnya ini, lembaga ini didirikan pada 1981 M (1401 H) di Washington bertolak dari idealisasi untuk mengusung ide-ide pembaruan di dunia Islam. Kantor cabangnya sendiri di Amman didirikan pada 1988 dengan melakukan kerjasama dengan berbagai universitas dan lembaga keilmuan, dan lembaga ini tercatat secara resmi di Kementerian Kebudayaan Yordania pada 1990. Islamisasi ilmu pengetahuan dengan bertolak dari pandangan yang integratif antara epistemologi keilmuan menjadi visi ke depan yang ingin dituju lembaga ini. Ide-ide semisal Ismail R. al-Faruqi menjadi ide yang ditawarkan, sebagai alternatif terhadap paradigma keilmuan Barat.

Selain menerbitkan banyak sekali karya-karya intelektual yang mengusung ide-ide pembaruan Islam, IIIT menerbitkan dua jurnal, yaitu Islâmiyyat al-Ma’rifah: Majallat al-Fikr al-Islâmî al-Mu’âshir (Islamisasi Ilmu: Jurnal Pemikiran Islam Kontemporer) yang terbit sejak 1995 dalam bahasa Arab, dan jurnal yang diterbitkan oleh Association of Muslim Social Scientists (AJISS) yang berbahasa Inggris, yaitu American Journal of Islamic Sciences, terbit sejak 1984.

IIIT Yordania telah menjalin kerjasama dengan Indonesia melalui Dewan Dakwah Islamiyah yang berkedudukan di Jakarta, yang dipimpin oleh Dr. Habib Chirzin (direktur). Tokoh ini merupakan pegiat psikologi Islami yang tergabung dalam Asosiasi Psikologi Islami (API) Indonesia. Kita bersyukur, pada tanggal 2 Desember 2016, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora menjajagi kerjasama ini, dengan menerima kedatangan Dr. Habib Chirzin beserta rombongan. Lembaga yang skopnya lebih luas dari API adalah International Association of Muslim Psychologists (IAMP). Lembaga berafiliasi dengan dan bekerjasama intensif dengan IIIT, seperti pelaksanaan 5th Internationational Conference of Association of Muslim Phsycologists di UGM Yogyakarta pada 4-5 November 2016 yang lalu. Penyelenggaraan konferensi ini dibiayai penuh oleh IIIT.

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
Akhamd Syaikhu Bicara Soal Mars dan Himne UIN Antasari
Diposting pada lembaga pers tanggal 16 Agustus 2017 pukul 2:19 pm

Mars dan Himne UIN Antasari Banjarmasin telah dinyanyikan di depan publik untuk pertama kalinya pada Rabu malam (09/08) di Hotel Aria Barito. google.comAkhmad Syaikhu selaku Kepala Humas UIN …

Kebijakan PDAM Banjarmasin Dianggap Cacat Hukum
Diposting pada lembaga pers tanggal 16 Agustus 2017 pukul 10:39 am

SukmaBSUKMA_Zainul Muslihin menepati janjinya untuk melakukan aksi lanjutan terhadap kebijakan pemakaian tarif air minum oleh PDAM Banjarmasin yang dirasa sangat memberatkan masyarakat. Pada aksinya …

2314 Peserta PAHLAWAN di UIN Antasari Banjarmasin
Diposting pada lembaga pers tanggal 4 Agustus 2017 pukul 2:59 pm

Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) merupakan perubahan dari Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK) yang telah ada sejak tahun 2014 hingga 2016 untuk mahasiswa baru. …

To Top