Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2017
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
IAIN Antasari Dipuji
Filed Under: Antasari News Selasa, 13 Mei 2014 pukul 00:18 WITA — Dilihat 1,215 kali
Bagikan Tulisan Ini

Sekjen Kemenag RI Prof Dr H Nursyam Msi dalam sambutannya pada Konsinyering Alih Status Perguruan Tinggi Islam Tahun 2014, menyampaikan bahwa yang terpenting dari perubahan menjadi UIN adalah adanya perubahan mindset dari para sivitas akademika, Senin (28/4) di Jakarta.

“Itu berarti bahwa mindset harus sesuai sebagai sivitas akademika perguruan tinggi yang memiliki tanggungjawab dan kapasitas yang lebih luas,” ujar Nursyam di hadapan delegasi empat IAIN yang diundang mempresentasikan proposal alih status menuju UIN. Empat IAIN itu adalah IAIN Antasari, IAIN Mataram, IAIN Lampung dan IAIN Padang.

Sekjen juga menggarisbawahi bahwa adanya Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 meniscayakan bahwa kewenangan penyelenggaraan pendidikan Islam menjadi lebih luas. Selain itu, Sekjen juga mengatakan bahwa semua peserta sebenarnya sudah laik menjadi Universitas Islam Negeri.

Dalam pengantarnya, Direktur Pendidikan Tinggi Islam Prof Dr H Dede Rosyada MA menandaskan bahwa pasti ada proposal yang diperbaiki. Perbaikan ada yang sedang, sedikit dan banyak. “Inilah proses yang mesti kita lakukan,” ujar Guru Besar Pendidikan pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Pada kegiatan yang dilaksanakan Diktis Kemenag RI itu, diumumkan bahwa IAIN Antasari memperoleh ranking terbaik 2 dari empat IAIN yang menjadi peserta. IAIN Antasari mendapat nilai 293, sementara IAIN Lampung memperoleh nilai 300, IAIN Mataram dinilai 291, dan IAIN Padang dinilai 254.

Sementara itu Rektor IAIN Antasari Prof Dr H Akh Fauzi Aseri MA menyambut gembira hasil yang diperoleh IAIN Antasari. “Yang terpenting semangat kita tetap berkobar untuk dapat mempercepat alih status ini,” ujarnya.

Dalam konsiyering yang dilaksanakan di kawasan Jakarta Pusat itu, hadir tiga orang penilai. Mereka adalah Prof Dr H Atho Mudzhar MSPD, Prof Dr H Amin Abdullah MA dan Prof Dr H Suwito MA.

Yang menarik, Prof Dr H Amin Abdullah MA memuji paradigma keilmuan UIN Pangeran Antasari. Menurutnya, “sungai pengetahuan” merupakan sesuatu yang baru dalam khazanah perkembangan paradigma keilmuan. (MHM).

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
WANITA BERTASBIH
Diposting pada lembaga pers tanggal 9 September 2017 pukul 2:51 pm

Wanita berjubah hitam di wajahnya, selalu membawa ibadah dan doa setiap langkahnya. Ada lelaki di dalam doanya, dan ibadah adalah nafas dari perjalanan setiap penantiannya.***Suatu ketika cuaca …

Dema Uin Antasari Gelar Aksi Peduli Rohingya
Diposting pada lembaga pers tanggal 7 September 2017 pukul 2:12 pm

DEMA UIN Antasari berhasil mengantongi uang sebesar  7.501.000 rupiah dari perolehan aksi yang diselenggarakan pada Kamis pagi, (07/09) di taman hijau (tajau) kampus.  Kegiatan bertajuk …

PERKENALAN UKM/UKK DI PBAK KURANG EFEKTIF
Diposting pada lembaga pers tanggal 30 Agustus 2017 pukul 1:22 pm

Tidak adanya jadwal rolling dalam perkenalan UKM/UKK di PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan) tahun ini membuat beberapa UKM kecewa. Mereka yang kecewa menilai UKMnya kurang maksimal …

To Top