Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2016
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Guru Menghibahkan Diri
Filed Under: Antasari News Kamis, 27 Februari 2014 pukul 08:52 WITA — Dilihat 537 kali
Bagikan Tulisan Ini

Rapat koordinasi diharapkan dapat makin memfokuskan agenda untuk meningkatkan kualitas pengelolaan penyelenggaraan program peningkatan kualifikasi guru RA/Madrasah seluruh Indonesia.

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengelola Program Peningkatan Kualifikasi bagi Guru RA/Madrasah se-Indonesia, Jum’at malam (21/2) di Hotel Novotel Banjarbaru.

Menurut Rektor IAIN Antasari Prof Dr H Akh Fauzi Aseri MA, dengan meningkatnya kualifikasi guru madrasah dan Raudahatul Athfal, ada harapan mutu penyelenggaraan pendidikan di madrasah dan raudhatul atfhal semakin lebih baik. “Keberhasilan pendidikan di tingkat ini, akan berdampak sangat signifikan terhadap ketersediaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ucap Rektor di sela-sela kegiatan.

Tinggal pertanyaannya, imbuh Rektor, apakah kita sudah memiliki arah yang jelas dan tegas untuk mengubah diri untuk lebih baik.

“Pengelola program peningkatan kualifikasi guru saya kira memiliki beban yang sangat berat untuk menjawab pertanyaan ini. Guru yang kita cita-citakan adalah yang berkualitas tinggi, menjadi guru adalah profesi yang sangat tinggi tingkat persaingannya, guru yang aktif dalam membangun dan mengembangkan pendidikan, guru yang memiliki pengembangan kapasitas, dan guru yang memiliki kondisi kinerja yang baik. Ringkasnya, guru yang kita inginkan adalah guru yang mau menghibahkan dirinya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucap Rektor.

Bila hal itu terwujud, imbuh Rektor, maka guru seperti inilah yang akan menjadi lentera penerang; menjadi matahari bagi hitamnya kekalutan dan gelapnya mendung yang menaungi kehidupan berbangsa dan bermasyarakat kita. “Sepuluh saja, guru seperti ini ada, insya Allah, kita dapat mengubah indonesia menjadi lebih hebat dan terhormat,” pungkas Rektor. (Hikam)

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
ANGGARAN KAMPUS AMBLAS!
Diposting pada lembaga pers tanggal 10 Desember 2016 pukul 4:26 am

:Mahasiswa dituntut kreatif dalam penganggaran kegiatanBSukma - Pemotongan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang digaungkan oleh pemerintahan Jokowi-Jk, lewat Menteri Keuangan Sri Mulyani …

BPI: Menyambung Pikiran, Menjawab Persoalan
Diposting pada lembaga pers tanggal 10 Desember 2016 pukul 3:31 am

Wartawan: Moh Mahfud (LPM Sukma UIN Antasari Banjarmasin)Pembukaan Sekolah Politik di Pendopo Desmond J. MahesaDitengah sentimen politik tanah air yang terus dikait-kaitkan dengan berbagai aspek, …

POLIKLINIK VAKUM, MAHASISWA IAIN HARUS SEHAT
Diposting pada lembaga pers tanggal 9 Desember 2016 pukul 10:06 am

Ilustration PictureBSukma- Poliklinik adalah badan atau balai pengobatan umum (tidak untuk merawat atau pasien menginap). Poliklinik yang ada di IAIN Antasari merupakan fasilitas yang disediakan oleh …

To Top