Powered by Translate
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN dan UM-PTKIN 2017
Hasil Ujian Tes CAT — 09/11/2016 pukul 12:00am
Kepegawaian — 08/11/2016 pukul 3:52pm
Register PNS IAIN Antasari 2015 — 10/09/2015 pukul 3:48am
Bimtek PAK Dosen 2015 — 27/05/2015 pukul 12:09am
DATA STATISTIK OKH — 11/05/2015 pukul 6:14am
PERATURAN DISIPLIN PNS — 14/04/2015 pukul 12:56am
UNDANGAN PENGARAHAN CPNS DOSEN 2014 — 27/03/2015 pukul 9:58am
Tiga Pembelajaran KKN
Filed Under: Antasari News Rabu, 26 Februari 2014 pukul 04:34 WITA — Dilihat 678 kali
Bagikan Tulisan Ini

Rektor Prof Dr H Akh Fauzi Aseri MA dalam sambutannya pada Pembukaan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata, Senin pagi (24/2), di Auditorium IAIN Antasari Banjarmasin menyampaikan bahwa paling tidak ada tiga pembelajaran yang dapat diambil dari KKN.

Yang pertama, pengembangan pribadi (personal development). Menurut Rektor, dengan terjun dan tuntutan berkontribusi di masyarakat, kita sebagai insan akademik dan makhluk sosial, akan merasakan bahwa kepribadian kita perlu diubah agar menjadi lebih baik. Kita ingin lebih rajin, lebih ramah, lebih ingin membantu, lebih kreatif, dan seterusnya. “Alangkah baiknya, kalau keinginan untuk mengubah diri ini sudah disiapkan sejak sekarang. Jangan sampai, ketika KKN selesai, baru kita mau untuk mengubah kepribadian dan mengembangkannya lebih baik lagi,” kata Rektor.

Yang kedua, ujar Rektor, pengembangan profesi (professional development). “Saya ingin memberikan ilustrasi. Bila dulu, misalnya, mahasiswa ketika ingin tidur hanya memikirkan kuliah besok hari, maka KKN mengajarkan agar kita dapat memikirkan dan menyusun apa dan bagaimana cara menyukseskan kegiatan yang akan dilaksanakan besok dan pada hari-hari berikutnya. Ini salah satu pengembangan profesi yang ada pada KKN, yaitu membiasakan melakukan planning,” ucap Rektor.

Yang ketiga, pengembangan kewarganegaraan (civic development). Menurut Rektor, salah satu unsur dalam pengembangan kewarganegaraan adalah menyadari diri adalah bagian tidak terpisahkan dari bangsa ini. “Dengan kesadaran ini, sikap dan tindakan kita akan selalu menguatkan dan mempersatukan bangsa ini. Ini hal yang ketiga yang akan terbangun dari KKN,” tukas Rektor.

Oleh karena itu, imbuh Rektor, agar tiga hal di atas dapat dicapai dengan maksimal, maka ada lima esensial yang perlu diperhatikan dan dijadikan bekal oleh mahasiswa dalam melaksanakan kuliah kerja nyata. Lima hal itu adalah sumber daya pribadi, sikap, skill, pengetahuan, dan kemampuan untuk memberdayakan masyarakat. (Hikam).

  • KOMENTARI
  • DISKUSIKAN
  • TULISAN LAINNYA
  • TERPOPULER
  • BERITA LPM SUKMA
Gagasan UIN di Mulai Sejak 12 Tahun Silam
Diposting pada lembaga pers tanggal 20 April 2017 pukul 10:51 pm

google.comProses Perubahan Terhitung sejak tanggal 3 April lalu IAIN telah sah beralih status menjadi UIN Antasari. Peralihan status ini tidak serta merta tanpa melalui proses yang panjang. …

Ilma Mahdiya Raih Gelar Wisudawati Terbaik
Diposting pada lembaga pers tanggal 20 April 2017 pukul 10:39 pm

Ilma Ilma Mahdiya mahasiswi Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam dinobatkan sebagai wisudawati lulusan terbaik pada wisuda perdana pasca peralihan status IAIN menjadi UIN …

437 Mahasiswa Telah di Wisuda
Diposting pada lembaga pers tanggal 20 April 2017 pukul 8:09 pm

Google.comTahun ini,  setidaknya ada 437 mahasiswa yang telah di wisuda pada Selasa 18 April 2017 lalu. Ahmad Syaikhu, kepala Humas Rektorat mengaku bahwa jumlah wisudawan dan wisudawati tahun …

To Top